Bogor — PORTAL BERITA BOGOR | Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama panitia keagamaan menggelar Tabligh Akbar yang berlangsung khidmat di Masjid Nurul Wathon, kawasan Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu malam (19.30 WIB).
Kegiatan keagamaan ini dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor. Sejak sore hari, masyarakat tampak memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian acara dan mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad (UAS). Tabligh Akbar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad menguraikan secara mendalam makna peristiwa Isra Mi’raj, yakni perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, hingga Sidratul Muntaha. Ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan fondasi spiritual umat Islam yang meneguhkan kewajiban shalat lima waktu.
“Isra Mi’raj adalah perjalanan ruhani Nabi Muhammad SAW yang membawa pesan besar bagi umat Islam, yakni perintah shalat lima waktu sebagai sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT,” ujar UAS di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, UAS menekankan bahwa nilai-nilai Isra Mi’raj harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun akhlak mulia, kejujuran, kedisiplinan, serta kepedulian sosial. Menurutnya, pengamalan ajaran Islam tidak hanya terbatas pada ibadah ritual, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad juga menyampaikan himbauan kepada Bupati Bogor dan jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Bogor agar memberikan perhatian serius terhadap pendidikan Al-Qur’an serta pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di lingkungan sekitar Masjid Nurul Wathon.
“Masjid harus hidup. Di sekitarnya perlu ada pendidikan Al-Qur’an yang kuat, TPA yang aktif, serta UKM yang diberdayakan agar ekonomi umat tumbuh seiring dengan kuatnya iman,” tegasnya.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, pengurus masjid, tokoh agama, dan masyarakat merupakan kunci untuk menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat, sekaligus motor penggerak kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

Tabligh Akbar Isra Mi’raj ini turut dihadiri oleh Ketua Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bogor, Ajeng Umaroh, beserta jajaran. Selain itu, Tim Pengajian MT Nirwana juga hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan organisasi keislaman menambah kekhidmatan serta memperkuat semangat kebersamaan dalam peringatan Isra Mi’raj ini.
Selama pelaksanaan kegiatan, suasana berlangsung tertib, aman, dan kondusif, dengan dukungan aparat keamanan serta kerja sama panitia pelaksana. Jamaah mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias dan kekhusyukan hingga acara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Bogor yang religius, damai, dan sejahtera.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Wathon Pakansari ini diharapkan dapat menjadi penguat nilai-nilai keislaman, mempererat persatuan umat, serta mendorong kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang berakhlakul karimah.







